Monday, July 26, 2010

to love or be loved

Just have a little chat with a friend yang membuat gue banyak berpikir....apa sih yang paling membahagiakan dalam hidup ini, mencintai atau di cintai? Apa yang bisa membuat seorang wanita dewasa, mature baik dalam ekonomi maupun usia bisa membuat keputusan yang salah ? Apakah kata CINTA bisa mentolerir kesalahan? Harusnya sih tidak.
Cinta seharusnya mengubah seseorang menjadi lebih baik, itu hal yang selalu gw yakini, tidak bisa tidak.
Tapi kenyataan yang terjadi tidak seperti yang gw pikirkan. Seorang sahabat yang putus asa, bertahun tahun berharap perasaannya terbalaskan, terpaksa menerima kenyataan pahit. Laki laki yang bertahun tahun ia cintai, yang dengan berbagai macam alasan menolak perasaannya entah takut berkomitmen ataupun hubungan jarak jauh, ternyata baru saja mengumumkan : Sorry ...i have a roommate, she lives with me.
Perasaan tertolak, kalah, membuatnya mengambil keputusan yang lebih jauh. Sudah lama ada pria beristri yang menunjukkan perasaan tertarik padanya. Ia melimpahinya dengan perhatian seperti yg dilakukan pria kepada pasangannya. Rajin menelepon, menanyakan kabar dan mendengarkan keluh kesahnya bahkan terang terangan mengayatakan rasa tertariknya padanya.

Perasaan kesepian, membuat sahabat ini tidak terang terangan menolak perhatian pria ini. Bahkan ia membiarkan hubungan itu semakin mendalam.
Dan hari ini, dia mengatakan...Susan, rasanya saya seperti affairnya dan ku pikir pikir kenapa tidak? Toh aku single dan dia tidak bahagia dengan keluarganya.
I am not talking about moral coz i am not an angel. Jadi ia memutuskan utk jadi otherwoman...hubungan yang menurut konteksnya tidak berbahaya krn sang laki laki ada di negara lain.

Perasaan putus asakah yang menyebabkan ia mengambil keputusan itu? which is sad, krn ia adalah wanita yang baik dan lembut hatinya. CInta mengubah dia menjadi wanita yang berhati batu. Ia tidak mencintai laki laki itu, dia hanya menikmati perhatian laki laki, bahkan ia tidak memperdulikan laki laki itu.
Kadang gw jadi terpikir, alangkah bodohnya setiap laki laki yang mencampakkan keluarga mereka demi perempuan lain, krn blum tentu wanita itu bisa mencintainya setulus hati, as my friend said...I DONT CARE WITH HIM.

so ...manakah yang lebih baik, di cintai atau mencintai?